Background

ARTIKEL

Home / Artikel

Kandang Ayam Mudah Becek Saat Hujan? Perhatikan Bagian Ini

02 September 2026 - Admin

Kandang ayam yang mudah becek saat hujan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari di area peternakan. Lantai yang basah dan berlumpur tidak hanya membuat proses pembersihan menjadi lebih sulit, tetapi juga dapat menyebabkan area kandang terasa lebih lembap.

Masalah kandang ayam becek saat hujan biasanya tidak terjadi tanpa penyebab. Air dapat masuk dari sisi kandang, menetes dari bagian atap, atau mengalir dari area sekitar menuju lantai kandang. Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu dari mana air berasal.

Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat menentukan solusi yang lebih tepat. Mulai dari memperbaiki aliran air, menata kondisi lantai, hingga menambahkan perlindungan pada bagian kandang yang paling sering terkena hujan.

Kenapa Kandang Ayam Mudah Becek Saat Hujan?

Saat hujan turun, air dapat masuk ke area kandang melalui berbagai jalur. Pada kandang semi terbuka, tampias hujan yang terbawa angin menjadi salah satu penyebab yang cukup sering terjadi.

Selain itu, kondisi area di sekitar kandang juga sangat berpengaruh. Jika permukaan tanah memiliki arah yang membuat air mengalir menuju kandang, genangan akan lebih mudah terbentuk.

Beberapa penyebab kandang ayam menjadi becek:
  • Air hujan masuk dari sisi kandang.
  • Tampias hujan terbawa oleh angin.
  • Air dari area sekitar mengalir ke arah kandang.
  • Drainase tidak berfungsi dengan baik.
  • Atap belum cukup melindungi bagian pinggir kandang.
  • Permukaan lantai atau tanah mudah menahan air.
  • Area sekitar kandang sering mengalami genangan.

1. Perhatikan Dari Mana Air Masuk

Sebelum mencari cara mengatasi kandang ayam becek, coba amati kondisi kandang ketika hujan turun. Perhatikan apakah air masuk langsung dari samping, dari bagian atap, atau berasal dari aliran air di sekitar kandang.

Langkah ini penting karena setiap penyebab membutuhkan penanganan yang berbeda. Menutup sisi kandang mungkin dapat membantu mengurangi tampias, tetapi tidak akan menyelesaikan masalah apabila air sebenarnya mengalir dari area tanah di sekitar kandang.

Periksa Area yang Paling Sering Basah

Perhatikan bagian lantai yang pertama kali menjadi becek. Area tersebut dapat memberikan petunjuk mengenai sumber air yang masuk.

Jika satu sisi kandang selalu lebih basah dibandingkan bagian lainnya, kemungkinan terdapat arah tertentu yang menjadi jalur masuknya air hujan.

2. Periksa Sisi Kandang yang Terbuka

Kandang ayam semi terbuka memiliki kebutuhan sirkulasi udara, tetapi bagian yang terlalu terbuka dapat membuat air hujan lebih mudah masuk ketika angin bertiup.

Anda tidak selalu harus menutup seluruh sisi kandang. Perhatikan terlebih dahulu bagian yang paling sering terkena tampias, kemudian pertimbangkan perlindungan tambahan pada area tersebut.

Penutup pada sisi kandang dapat membantu mengurangi air hujan yang masuk secara langsung. Material yang digunakan perlu disesuaikan dengan kondisi kandang dan kebutuhan penggunaannya.

3. Pastikan Air Tidak Mengalir ke Arah Kandang

Kandang ayam bisa menjadi becek bukan hanya karena air turun langsung dari atas atau masuk dari samping. Air hujan yang mengalir dari halaman, tanah, atau area lain di sekitar kandang juga dapat menjadi penyebab.

Perhatikan arah kemiringan tanah di sekitar kandang. Idealnya, air tidak terkumpul atau mengalir menuju area tempat ayam berada.

Jika terdapat jalur air yang selalu menuju kandang saat hujan, kondisi tersebut perlu diperbaiki agar masalah tidak terus berulang.

Hal yang Perlu Diperiksa di Sekitar Kandang

  • Arah aliran air ketika hujan turun.
  • Kondisi tanah di sekitar kandang.
  • Area yang sering mengalami genangan.
  • Saluran pembuangan air.
  • Kemiringan permukaan di sekitar kandang.

4. Periksa Kondisi Drainase

Drainase memiliki peran penting dalam mengarahkan air hujan agar tidak menggenang di sekitar kandang. Saluran yang tersumbat dapat membuat air berkumpul dan akhirnya masuk ke area kandang.

Bersihkan saluran air secara rutin, terutama sebelum dan selama musim hujan. Daun, lumpur, dan kotoran lain dapat menghambat aliran air.

Jika area kandang belum memiliki jalur pembuangan yang memadai, pertimbangkan pengaturan aliran air agar genangan tidak terus terbentuk di lokasi yang sama.

5. Perhatikan Kondisi Lantai Kandang Ayam

Lantai kandang ayam basah dapat menjadi lebih sulit dikeringkan apabila material atau kondisi permukaannya mudah menahan air. Oleh karena itu, perhatikan bagian lantai yang paling sering mengalami genangan.

Setelah hujan reda, amati apakah air dapat mengalir dan mengering dengan baik atau justru tetap terkumpul dalam waktu lama. Kondisi ini dapat membantu Anda menentukan apakah masalah berasal dari sumber air atau dari sistem pengaturan area lantai.

Penataan lantai dan area sekitar yang baik dapat membantu mempermudah proses perawatan kandang saat musim hujan.

6. Lindungi Bagian Kandang yang Sering Terkena Hujan

Setelah mengetahui bagian yang menjadi jalur masuk air, perlindungan tambahan dapat dipasang sesuai kebutuhan. Tidak semua bagian kandang harus mendapatkan perlakuan yang sama.

Fokuskan perlindungan pada sisi yang paling sering terkena tampias. Pada kandang dengan area semi terbuka, penggunaan penutup tambahan dapat membantu mengurangi paparan air hujan.

Terpal dapat menjadi salah satu material yang digunakan sebagai bagian dari perlindungan area kandang. Namun, ukuran dan jenis material perlu disesuaikan dengan area yang ingin dilindungi serta kondisi lingkungan di lokasi.

Jangan Abaikan Area Pakan dan Perlengkapan Kandang

Ketika lantai kandang mulai becek, area pakan dan perlengkapan lainnya juga perlu diperiksa. Air yang masuk ke kandang dapat bergerak ke berbagai bagian dan membuat area tertentu menjadi lembap.

Usahakan tempat pakan berada di lokasi yang lebih terlindungi dari hujan. Pakan yang terkena air dapat menjadi lembap dan mengalami perubahan kondisi.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai hubungan antara kondisi kandang dan area pakan, Anda dapat membaca artikel pakan ayam sering basah saat musim hujan dan cara memeriksa area kandang.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Kandang Ayam Becek

Hanya Membersihkan Genangan Air

Membersihkan genangan memang penting, tetapi masalah akan terus terjadi apabila sumber masuknya air tidak ditemukan dan diperbaiki.


Menutup Seluruh Kandang Tanpa Perencanaan

Penutup sebaiknya dipasang pada area yang memang membutuhkan perlindungan. Kondisi kandang dan kebutuhan sirkulasi udara juga perlu tetap diperhatikan.


Mengabaikan Drainase

Perlindungan dari tampias tidak akan cukup jika air dari lingkungan sekitar tetap mengalir menuju area kandang.


Menunggu Kandang Terlalu Basah Baru Bertindak

Pemeriksaan sebelum dan selama musim hujan dapat membantu menemukan masalah lebih awal.

Cara Menjaga Kandang Ayam Tetap Lebih Kering Saat Musim Hujan

Menjaga kandang ayam tetap kering membutuhkan perhatian terhadap sumber air dan kondisi area secara keseluruhan. Tidak cukup hanya fokus pada satu bagian jika masalah berasal dari beberapa jalur.

Mulailah dengan mengidentifikasi sumber air, kemudian perbaiki area yang memungkinkan air masuk atau menggenang. Perlindungan tambahan dapat digunakan pada bagian yang memang membutuhkan.

Langkah sederhana yang dapat dilakukan:
  • Amati sumber air yang menyebabkan kandang becek.
  • Periksa sisi kandang yang sering terkena tampias.
  • Pastikan air tidak mengalir menuju kandang.
  • Periksa dan bersihkan saluran drainase.
  • Perhatikan kondisi lantai kandang.
  • Tambahkan perlindungan pada area yang diperlukan.
  • Periksa area pakan dan perlengkapan kandang.

Kapan Perlindungan Tambahan Perlu Dipertimbangkan?

Perlindungan tambahan dapat dipertimbangkan apabila satu sisi kandang terus-menerus terkena tampias hujan dan menyebabkan area di dalam menjadi basah.

Sebelum memasang penutup, perhatikan ukuran area dan arah datangnya hujan. Dengan perencanaan yang tepat, material dapat digunakan secara lebih efektif untuk membantu melindungi bagian yang diperlukan.

Pemilihan penutup juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan. Area kandang yang berbeda dapat membutuhkan ukuran dan perlindungan yang berbeda pula.

Kandang ayam becek saat hujan biasanya terjadi karena air masuk dari sisi kandang, menetes dari bagian tertentu, atau mengalir dari area sekitar. Karena itu, langkah pertama yang penting dilakukan adalah menemukan sumber air.

Perhatikan sisi kandang yang terbuka, kondisi lantai, arah aliran air, dan sistem drainase. Setelah penyebab diketahui, perlindungan dan pengaturan area dapat dilakukan dengan lebih tepat.

Dengan penataan yang baik dan perlindungan pada bagian yang diperlukan, risiko kandang menjadi terlalu basah dan becek saat musim hujan dapat dikurangi. Pemeriksaan secara rutin juga membantu menjaga area kandang tetap lebih nyaman untuk aktivitas peternakan.